KONI Pusat Menetapkan Cabor Panahan Dipertandingkan Pada PON XXI/ 2024 Aceh – Sumut

oleh

Medialatahzan.com.JAKARTA – KONI Pusat telah menyetujui dan menetapkan untuk cabang olahraga Panahan akan dipertandingkan tiga divisi yaitu recurve, compound, dan standar bow pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut yang akan digelar di Aceh cabang panahannya.

“Kepastian tersebut diperoleh dari hasil Rapat Kerja KONI Pusat dengan Pengurus Pusat Perpani yang membahas tentang divisi, nomor dan kuota atlet PON XXI pada Jumat 29 Juli 2022 di Kantor KONI Pusat di Jakarta,”kata Sekjen PP Perpani Prof Dr Nyak Amir M.Pd, Minggu (31/7/2022).

Untuk diketahui rapat tersebut dari PB Perpani hadir Sekjen PB Perpani Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Waketum II PB Perpani Bidang Pembinaan Prestasi Dr. Alman Hudri, M.Pd, Wasekjen PB Perpani Ary Koeswiranto, SE., M.IKom, Anggota Binpres Tri Danang Waskito, dan Waka Biro Umum Marianus Budiono dan dari Koni Pusat Waketum I KONI Pusat Bidang Pembinaan Prestasi Mayjen (Purn) Suwarno dan tim review nya).

Menurut Prof. Nyak Amir awalnya KONI Pusat tetap menetapkan berdasarkan referensi DBON, bahwa divisi dan nomor yang dipertandingkan di PON, harus pernah dipertandingankan di olahraga multievent, yakni Sea Games, Asean Games dan Olimpiade serta sudah pernah dipertandingkan di PON Papua.

Berdasarkan dasar di atas, KONI Pusat tetap mengacu untuk cabor panahan PON XXI Aceh-Sumut, diperlombakan tiga divisi, yakni recurve, compound, dan standar bow serta terdiri 15 nomor (15 medali emas) dan 136 kuota atlet putra dan putri.

“Melalui diskusi yang panjang dan argumentasi serta alasan yang disampaikan PB Perpani untuk proses regenerasi atlet untuk pelatnas serta olahraga panahan dapat lebih memasyarakat, PB Perpani meminta pertimbangan kembali untuk dapat ditambah divisi, medali dan kuota atletnya,”katanya.

Menurut Prof. Nyak Amir, akhirnya KONI Pusat menyetujui hal tersebut, dengan tiga divisi, recurve, compound, dan standar bow dan hanya menambah 4 nomor perlombaan dan menjadi 19 nomor perlombaan dengan 19 medali emas, 19 perak dan 19 perunggu yang akan diperebutkan di PON XXI 2024 Aceh- Sumut.

” Syukur Alhamdulillah, walaupun tidak semua divisi dan nomor perlombaan yang kami usulkan disetujui, tetapi hasil ini sudah melampaui medali yang diperebutkan di PON Riau 12 medali emas, PON Jabar 18 medali emas dan PON Papua 15 medali emas dan serta juga terjadi peningkatan 24 kuota atlet PON XXI 2024 Aceh-Sumut 160 atlet, juga melebihi kuota atlet PON XX Papua hanya 136 atlet, belum termasuk atlet tuan rumah Aceh dan Sumatera Utara “tuturnya.

Prof. Nyak Amir juga menyatakan dengan tambahan empat medali dan penambahan kuota, yang di perjuangkan ke KONI pusat, ini memberikan peluang yang lebih besar ke Pengprov-Pengprov Perpani Se Indonesia untuk dapat meloloskan atletnya di Pra PON 2023, dan juga terbuka peluang yang lebih besar bagi atlet panahan Se-Indonesia untuk memperoleh medali, khususnya bagi atlet Aceh sebagai penyelenggaraan cabor panahan PON XXI tahun 2024.

Tentunya peluang ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan harus dipersiapkan atlet dari sekarang dengan sebaiknya, sehingga atlet tersedia waktu yang panjang untuk memperoleh peak performance menuju PON XXI dan perlu sepenuhnya adanya dukungan dari pemerintah daerah dan semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

“Kita harus bersyukur dengan kuota 160 atlet dan medali 19, akan ada peluang pembinaan yang lebih besar ke depan, dikarenakan juga panahan belum begitu memasyarakat seperti cabang olahraga lainnya, yang juga biaya peralatan yang mahal.,”pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *