Wakil Ketua DPW PPP Aceh, Musannif Gelar Konferensi Pers Menyatakan Mengundurkan Diri dari Kader PPP

oleh
Wakil Ketua DPW PPP Provinsi Aceh, H.Musanif, SE membacakan surat pernyataan mengundurkan diri dari Pengurus Partai berlambang ka'bah itu dalam konferensi pers, Selasa (22/8/2023) sore di Warkop Kupi Nanggroe kawan Batoh, kota Banda Aceh.foto.medialatahzan.com/kasman

BANDA ACEH.medialatahzan.com – Wakil Ketua DPW PPP Provinsi Aceh, H.Musanif, SE membacakan surat pernyataan mengundurkan diri dari Pengurus Partai berlambang ka’bah itu dalam konferensi pers, Selasa (22/8/2023) sore di Warkop Kupi Nanggroe kawan Batoh, kota Banda Aceh.

” Partai ini bangus, didirikan para ulama. Saya mengundurkan diri karena Jelang Pemilihan Legeslatif Februari 2024 mendatang ada sejumlah masalah internal kepartaian, begitu juga dengan Partai PPP”, kata Musannif didampingi Tgk. Muhibuddabri dan Tgk.Mustafa Woyla serta sejumlah tokoh PPP lainnya.

Musannif, SE ( tengah) didampingi Tgk. Muhibussabri dan Tgk.Mustafa Woyla serta sejumlah tokoh PPP lainnya saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.(foto: kasman)

Untuk mengklarifikasi dan menyatakan mundur dari Pengurus Partai, Musannif mengundang Pimpinan Media/ Wartawan. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran para jurnalis.

Tempat yang disediakan panitia di lantai dua Warkop tersebut sekira hanya 30 an tempat duduk, tapi ternyata wartawan yang menghadiri konferensi Pers ini diperkirakan 100-an, sehingga para jurnalis yang meliput ada yang berdiri dan duduk lesehan memadati ruangan yang begitu besar itu.

Nama Dihilangkan Sepihak dari DCS Anggota DPR RI

Musannif sudah 20 tahun berkiprah di Partai Persatuan Pembangunan di Kabupaten Aceh Besar dan di Provinsi Aceh sebagai mantan Ketua DPRK Aceh Besar dan Anggota DPR Aceh dari Fraksi PPP, kali ini di pesta demokrasi 2024 mengajukan untuk mencalonkan ke DPR RI.

Begitupun, Musannif yang juga saat ini menjabat Wakil Ketua DPW PPP Aceh, meski sudah melengkapi persyaratan, namun mengejutkan Musannif namanya dihilangkan dari Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPR RI dari PPP Aceh.Ditanyakan via WashApp ke salah seorang penguru DPP tidak mendapatkan balasan.

” Kami mengundang rekan-rekan Wartawan hari ini untuk memberikan pers release pengunduran diri kami dari keanggotaan PPP. Tentu kenapa, setelah saya 20 tahun mengabdi PPP ini, kami mundur tentu ada persoalan yang mengganjal “, kata Musannif.

Yang pertama, sebut Musannif, ia telah mendaftar sebagai bacaleg DPR RI dari dapil Aceh 1 Aceh, namun setelah diekspos di media massa melalui situs resmi KPU Pusat, Musannif tidak mendapati namanya dalam Daftar Calon Sementara (DCS).

“Saya mendapati kabar bahwa nama saya dicoret dikarenakan saya tidak mau menandatangani surat yang diajukan kepada saya tentang dukungan pencalonan capres yang diusung oleh PPP,” ujar Musannif

Pendaftaran diri saya sudah diterima dan saya sendiri menerima surat penugasan untuk menjadi bacaleg DPR RI dari PP, tetapi tanpa konfirmasi apapun ternyata dalam DCS kemaren nama saya tidak keluar, katanya

” Oleh karena itu saya merasa tidak dibutuhkan lagi oleh PPP berarti. Bukan saya tidak butuh PPP, saya butuh ke PPP tetapi PPP tidak butuh saya lagi. Jadi oleh karena itu saya membuat surat pengunduran diri ‘, papar Musannif.

Surat pengunduran dari keanggotaan PPP telah dia sampaikan secara resmi kepada DPP PPP melalui sepucuk surat yang ditujukan kepada Plt Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono, di Jakarta pada 20 Agustus 2023 yang diserahkan langsung ke tangan Ketua DPW PPP Aceh, Amiruddin Idris untuk diteruskan ke Pusat.

Istikharah

Menjawab berbagai pertanyaan wartawan terkait kiprah perpolitikan Mussanif ke depan, Ia mengaku dalam sepakan ini istikharah dulu dalam ketenangan.

Musannif yang Juga Ketua Yayasan Darul Ihsan, sebuah Pesantren modern tipeA Plus di kabupaten Aceh Besar ini mengakui sudah dihubungi beberapa partai politik, namun ia masih beristikharah dulu.

Dari pertemuan itu beragam tanggapan baik wartawan maupun sejumlah aktifis relawan calon presiden Anis Baswedan menyatakan blak-blakan minta Musnnif bergabung jadi pendukung Anis

Sementara itu, anggota DPR Aceh dari Fraksi PPP, Muhibussabri menanggapi pengunduran diri Musannif kepada media ini menyebutkan,

” Yang pertama sangat disayangkan perlakuan DPP PPP terhadap Musannif yang salah seorang kader yang siap-siap untuk membesarkan partai dicoret namanya menjadi caleg, itu sangat disayangkan.

Yang kedua saya menyampaikan, selamat untuk pak Musannif, mudah-mudahan ke depan ini menjadi pelajaran bisa menlanjutkan langkah-langkah lain, apakah di pencalegkan legislatif atau di Pilkada. Saya pikir itu saja”, tutup Muhib.(Kasman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *