Rakor TPPS Diharapkan Dapat Menyusun Rencana Kerja Pencapaian Penurunan Stunting Aceh

oleh

BANDA ACEH.medialatahzan.com – Sekretaris Daerah Aceh Bustami, SE, M.Si. Selaku Ketua TPPS Provinsi Aceh mengatakan, rapat kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024 sangat penting untuk membangun koordinasi dan konsultasi di antara semua anggota TPPS Aceh.

Ia berharap kerja TPPS dapat menyusun rencana kerja dan kebijakan pendukung, sehingga program percepatan penurunan stunting di Aceh dapat efektif mengatasi persoalan yang muncul serta mendorong pencapaian indikator sesuai Perpres 72.

Harapan ini diungkapkan Sekda saat membuka acara Rakor TPPS Aceh dalam pidato sembutan tertulis yang dibacakan Asisten Tiga Setda Aceh Iskandar, Rabu (28/2/2024) di Hotel A Yani, Peunayong kota Banda Aceh.

Bustami menambahkan, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo telah menegaskan target penurunan stunting sebesar 14 persen hingga tahun 2024, sesuai dengan Perpres Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang merupakan bagian dari implementasi RPJMN tahun 2020-2024.

Menurut Ketua TPPS Aceh ini, Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada balita akibat kekurangan gizi kronis, yang menuntut perhatian dan intervensi kebijakan publik yang solutif bagi masyarakat.

Memahami stunting dan penyebabnya, lanjutnya, penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda pranikah, perempuan menikah dan hamil, serta ibu- ibu yang baru melahirkan.

“Edukasi tentang asupan gizi yang seimbang, pola pengasuhan, dan kondisi kesehatan lingkungan menjadi kunci dalam penanganan stunting”, tegasnya.

Ketua Panitia Rakor TPPS Aceh Dini Ramadani, S.Sos didampingi Humas BKKBN Aceh Rahmadsyah kepada media ini menyebutkan, rapat ini dihadiri 60 peserta TPPS Aceh dengan narasumber utama Kepala BKKBN Pusat Dr. Hasto Wardoyo. Dan para pemateri lainnya yaitu Kepala {erwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, Kepala Bappeda Aceh, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, dan Sekretaris BKKBN Aceh.

Acara berlangsung dari pagi sampai sore.Dibuka Sekda yang diwakili Asisten III setda Aceh dihadiri Kapala BKKBN Pusat, Ibu Pj. Gubernur Aceh yang juga Ketua TP PKK Aceh, Ibu Ayu, Kaper BKKBN Aceh, Safrina Salim,SKM,M.Kes dan para pejabat daerah lainnya serta peserta Rakor TPPS Aceh.

 

Stunting Isu Prioritas

Kaper BKKBN Aceh, Safrina Salim,SKM,M.Kes dalam kata sambutannya dihadapan 60 peserta Rapat Koordinasi TPPS Aceh mengatakan, isu stunting salah satu isu prioritas yang ditetapkan pemerintah.

Dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan percepatan penurunan stunting dari tingkat kementerian/lembaga pemerintah, daerah provinsi, kabupaten/kota dan pemerintah desa melakukan penguatan perencanaan dan penganggaran, peningkatan kualitas pelaksanaan, pemantauan,evaluasi dan pelaporan serta peningkatan kapasitas sumer daya manusia.

“Untuk itu BKKBN selaku Sekretaris TPPS tingkat provinsi Aceh mencoba memfasilitasi pertemuan dan forum-forum koordiasi tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana yang kita lakukan hari ini”, kata Safrina Salim.

Safrina Salim menegaskan, tujuan Rapat Koordinasi TPPS Aceh adalah pertama, melakukan peneyegaran terkait tugas dan fungsi TPPS dan bidang-bidang dalam TPPS.

Kedua menyampaikan hasil program dan kegiatan masing-masing bidang dalam upaya penurunan stunting tahun 2023.

Ketiga melakukan penyusunan rencana kerja masing-masing bidang dan TPPS Provinsi tahun 2024.

Keempat membangun komitmen dan kerjasama yng lebih solid serta mendorong inovasi baru dari TPPS provinsi sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Aceh. (Udin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *