SD Negeri Simpang Tiga Aceh Besar Laksanakan Imunisasi Program BIAS

oleh

ACEH BESAR-medialatahzan. com – Sekolah Dasar Negeri  ( SDN ) 1 Kecamatan Simpang tiga Aceh Besar, dikunjungi kepala Puskesmas dr.Zuheri Beserta karyawan Puskesmas, Kepala sekolah,didampingi oleh Sekcam,Purnomo,Polsek,Koramil.Selasa,29,Agustus,2023.

Dalam kunjungan ini mendakan pertemuan dengan mengundang Wali murid kelas 5 guna mendengarkan penjelasan dan manfaat lmunisasi gratis.

Tujuannya agar anak lebih sehat ke depan. Pemberian imunisasi pada anak usia sekolah dasar atau disebut BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) adalah pemberian imunisasi lanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan terhadap penyakit campak, rubella, difteri, tetanus dan kanker serviks.

Pada pertemuan tersebut, kepala Puskesmas dr.Zuheri menjelaskan, Program BIAS sangat penting, karena sejak anak mulai memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan kekebalan yang diperoleh saat imunisasi ketika bayi.

Oleh karena itu pemerintah, katanya, menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia sekolah dasar sederajat yang pelaksanaanya serentak di Indonesia dengan nama BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah).

Ditambahkannya, sasaran pelaksanaan BIAS adalah anak kelas 1 , 2, 5 dan 6. Anak kelas 1 akan mendapatkan imunisasi MR dan DT, anak kelas 2 dan 5 akan mendapatkan imunisasi Td, sedangkan anak Perempuan kelas 5 dan 6 akan mendapatkan imunisasi HPV.

Dalam melaksanakan imunisasi pada kegiatan BIAS, sasaran yang harus dijangkau tidak hanya anak yang sekolah atau berada di satuan pendidikan tetapi juga anak usia sekolah yang tidak sekolah dengan ketentuan sebagai berikut :

NoVaksin Usia Anak Tidak Sekolah1MR Usia 7 Tahun 2DTUsia 7 Tahun3TdUsia 8 Tahun dan 11 Tahun4HPVUsia 11 Tahun dan 12 Tahun

Bagi sasaran yang tidak sekolah, imunisasi dapat dilaksanakan di  puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Imunisasi juga dapat dilaksanakan di pos pelayanan imunisasi pada tempat-tempat dimana anak yang tidak sekolah berkumpul seperti rumah singgah anak jalanan, yayasan/panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial, panti sosial yang dikelola pemerintah maupun masyarakat, sekolah non formal, Balai Pemasyarakatan, dan sebagainya.

Menurutnya, perubahan paradigma dari imunisasi dasar lengkap menuju imunisasi rutin lengkap menjadikan BIAS sebagai salah satu tolak ukur, dimana seorang anak tidak hanya mendapatkan imunisasi pada saat bayi dan dibawah dua tahun tetapi juga harus dilengkapi dengan imunisasi lanjutan pada anak usia sekolah tingkat dasar.

Pelaksanaan BIAS dilaksanakan setiap tahunnya pada bulan Agustus untuk Imunisasi MR dan HPV serta bulan November untuk imunisasi DT dan Td. Setiap anak usia sekolah harus dipastikan memiliki riwayat imunisasi rutin lengkap yang bertujuan untuk 1) Meningkatkan kekebalan anak usia sekolah terhadap penyakit Campak, Rubela, Tetanus, dan Difteri. 2)

Memberikan kekebalan bagi anak perempuan usia sekolah terhadap penyakit Kanker leher rahim. 3) Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit Campak, Rubela, Tetanus, Difteri dan Kanker leher rahim.katanya.(Rafli).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *