Sambut HUT RI ke 78, BKKBN Aceh Gelar Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia di Bener Meriah

oleh
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh menggelar Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia pada Remaja dan orientasi pemberdayaan ekonomi keluarga di Aula penginapan Homestay Mahperi Lungi, kabupaten Bener Meriah, Jumat (11/8).

REDELONG.medialatahzan.com – Dalam rangka menyambut Hut Kemerdekaan RI ke 78 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh menggelar Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia pada Remaja dan orientasi pemberdayaan ekonomi keluarga di Aula penginapan Homestay Mahperi Lungi, kabupaten Bener Meriah, Jumat (11/8).

Pj bupati Bener Meriah Drs Haili Yoga membuka dengan sukacita kegiatan ini yang diikuti peserta dari Forum Genre dan PIK Remaja secara daring.

Pj Bupati Bener Meriah dalam kesempatan itu mengaku, mengapresiasi BKKBN Provinsi Aceh yang melaksanakan kegiatan tersebut rangka menyambut Hut RI ke 78 di Bener Meriah.

Iklan Post

“ Tidak semua kabupaten kota mendapat kesempatan seperti ini, maka para peserta harus bersyukur dengan cara memahami apa yang disampaikan dan diimplementasikan setelah acara dilakukan,” ujarnya.

Akhir 2045 Indonesia Menjadi Generasi Emas Yang Bebas Stunting

Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh Husni Thamrin,SE,MM mengatakan, ia  optimis indonesia pada akhir Tahun 2045 dapat menjadi generasi emas yang maju dan bebas stunting.

Untuk itu kata Husni Thamrin, anak-anak muda saat ini perlu dibekali ilmu tentang gizi dan pencegahan anemia sehingga kedepan tidak ada lagi generasi muda yang melahirkan stunting.

Disebutkannya, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan suatu intervensi pendekatan hulu ke hilir.

“ Saat ini kita fokus ke hulu sebab, banyak para remaja saat ini yang melahirkan anak stunting sehingga perlu upaya pencegahan,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini fokus terhadap upaya pencegahan sebab berdasarkan hasil SSGI tahun 2021 ke 2022 terjadi penurunan persentase stunting dikarenakan pencegahan.

“Saat ini banyak remaja kita yang sama sekali tidak tau tentang anemia dan gizi, apa itu pola hidup dan pola makan sehingga mempengaruhi kesehatan reproduksinya yang dikhawatirkan melahirkan anak yang stunting,” jelasnya.

Begitupun, tambahnya, saat ini ibu hamil yang kekurangan energi kronis yang terindikasi melahirkan anak stunting sehingga perlu dilakukan pencegahan sejak dini.

Jarena itu, melalui kegiatan tersebut ia berharap, pengetahuan peserta pelatihan tersebut dapat bertambah seperti faktor kuadrat dari dua ke empat, empat kedelapan dan seterusnya.

“Kita juga berharap, mereka akan menjadi corong dan menjadi fasilitator yang memfasilitasi teman-temanya tentang bagaimana pemahaman mencegah stunting itu sendiri” jelasnya.

lanjutnya, kegiatan tersebut juga merupakan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan republic Indonesia ke 78.

“ Mari kita jadikan semangat kemerdekaan dan proklamasi ini sebagai motivasi untuk membangun serta mengajak generasi untuk meningkatkan kualitas hidupnya di masa depan yang gemilang,” papar Husni ( Humas BKKBN Aceh/udin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *