Gelar Fasilitasi Updating Data, BKKBN Aceh : Mengintervensi Masalah Melalui Data

oleh
Keterangan foto : Ketua tim kerja Bidang pengendalian penduduk perwakilan BKKBN provinsi Aceh Zulkifli.SE.MAP menutup kegiatan Fasilitasi Updating Data di Sabang, Kamis (2)5/2024). Foto.Humas BKKBN Aceh.

SABANG, medialatahzan.com– Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang dr. Edi Suharto membuka kegiatan Fasilitasi Pengumpulan dan up dating data di rumah data kependudukan yang digelar Perwakilan BKKBN Aceh di Aula Caffee Acirasa kota Sabang, Kamis 2/5/2024.

dr. Edi Suharto dihadapan peserta sosialiasi Rumah DataKU mengatakan, kebutuhan data sangat final dalam mengambil suatu kebijakan disuatu daerah dimana tanpa data yang akurat kita tidak bisa mengetahui apa yang kurang dan apa yang lebih, apalagi terkait distribusi bantuan kepada Masyarakat.

“Insya Allah sekarang kita lihat sudah banyak yang sinkron datanya apalagi dengan adanya rumahdataku dari Program BKKBN sangat membantu pemerintah kota Sabang khususnya di pemerintah Gampong”, ungkapnya.
Sementara itu sebagaimana hasil SKI tahun ini,lanjutnya, angka prevalensi Stunting dikota Sabang meningkat 2,2%. Untuk perbaikan kedepan terkait pola asuh, pola makan, sanitasi dan lain lain akan diprioritaskan. Mudah mudahan prevalensi Stunting dikota Sabang tahun depat dapat diturunkan sebagaimana target yang telah ditetapkan.
Kegiatan diadakan sehari penuh yang dikuti oleh Kader RDK , para geucik kampung keluarga berkualitas dan juga melibatkan gampung Gammawar.

 

Ada 145 Keluarga yang Jambannya Tidak Layak

Sedangkan Ketua tim kerja Bidang pengendalian penduduk perwakilan BKKBN provinsi Aceh Zulkifli.SE.MAP dalam paparannya sekaligus menutup kegiatan tersebut menyampaikan terkait meningkatkan prevalensi Stunting di kota Sabang sebagaimana hasil SKI 2023 sebesar 2.2 Persen dari sebelumnya tahun 2022 23.4 persen menjadi 25.6 persen ditahun 2023,

“ Maka dari itu harus dilakukan justifikasi kenapa bisa meningkat. Dari hasil data yang ada ternyata yang paling tinggi ada di kecamatan Sukamakmur di desa bateesuke ada 145 keluarga yang jambannya tidak layak yang sangat berpengaruh terhadap hasil SKI”, ungkapnya.

 

Data Jangan Disimpan Saja

Sering saya disampaikan juga ke penyuluh KB ke teman-teman OPD KB kab dan kota. Lanjunya mengingatkan, tolong data-data ini disampaikan ketika ada rapat rapat dengan instansi terkait baik BPS, PUPR maupun Perkim disampaikan, jangan disimpan saja agar kementerian dan lembaga terkait lainnya secara bersama sama.

“Hal ini agar bisa mengintervensi permasalahan yang ada melalui data yang kita sampaikan. Karena kita punya database yang langsung bisa kita diambil karena kalau enggak dipakai juga rugi aja data yang kita update setiap tahunnya. “, ujar zulkifli yang juga Penata KKB Ahli Muda,

Pada kesempatan itu, ia juga berterima kasih kepada keucik dan kader RDK yang telah mengikuti kegiatan secara aktif semoga apa yang didengar dan didapatkan agar di implementasikan didesanya masing-masing dan kepada tenaga penyuluh terus memonitor dan berkoordinasi dengan aparat desa setempat agar program RDK maupun program BKKBN lainnya bisa terlaksana sebagai mana mestinya, harapnya.(rel/Kas)

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Gampong kota Sabang Elvi Sitorus. SE dengan materi terkait penggunaan dan pemanfaatan dana Gampong dalam mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana dan Percepatan penurunan Stunting
dikota Sabang.

Ditempat sama yang pada sore hari ketua tim kerja DALDUK Zulkifli.SE.MAP bersama Zulfadhli SE selaku pembina wilayah kota Sabang melakukan pembinaan kepada seluruh PKB dan PLKB SE kota Sabang terkait pencapaian program, dimana Kota Sabang capaian PB masih sangat rendah dan mengharapkan kepada semua penyuluh baik PKB maupun PLKB terus berpacu dan jemput bola dalam melaksanakan program sehingga target yang telah diberikan tercapai.(rel/Kas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *