DAK Sub Khusus Bidang KB Dioptimalkan Percepat Penurunan Stunting di Aceh

oleh

Medialatahzan.com. BANDA ACEH-Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN ) Provinsi Aceh Drs Sahidal Kastri, MPd, mengharapkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang KB dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemerintah daerah, sehingga nantinya menjadi daya ungkit percepatan penurunan stunting di Aceh.

Hal tersebut disampaikan pada kegiatan rapat kerja (Raker) dengan para Sekda kabupaten/kota se-Aceh di gedung serbaguna Setda Aceh, Jumat (19/08/22).

Kegiatan rapat kerja (raker) tersebut turut dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Kepala BKKBN Aceh Drs Sahidal Kastri, M.Pd, Sekda Aceh dr. Taqwallah, M. Kes seluruh Sekda Kabupaten/Kota, seluruh Kepala Dinas, Pejabat Esselon III Pemerintah Aceh dan Pabung BKKBN Se Kab/Kota dengan agenda Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Aceh

Lebih lanjut Sahidal Kastri mengatakan, pihaknya semakin optimis dan mendukung sepenuhnya peluncuran Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh (GISA) yang diinisiasi oleh Pemerintah Aceh.

“Semoga dengan koloborasi semua pihak target 14 persen pada tahun 2024 sesuai Peraturan Presiden No.72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting dapat terwujud hendaknya,” ujar Sahidal Kastri.

Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang pernah menjabat sebagai Panglima Kodam Iskandar Muda dalam arahannya akan melibatkan Babinsa dibawah komando Korem di wilayah kerjanya dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing.

Dia juga meminta agar daerah mengevaluasi kembali masing masing tugas pokok dan fungsinya sehingga Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh (GISA) dapat berjalan secara optimal sehingga Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Aceh dapat terealisasi dengan baik.

Sementara Sekda Aceh dr. Taqwallah, M. Kes dalam paparannya selaku Kepala Satgas Penanganan Stunting Aceh telah menyiapkan berbagai langkah dan upaya yang akan dilakukan pada pelaksanaan Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh (GISA) mulai 1 September mendatang.

Diintruksikan bahwa seluruh SKPK, stakeholders terlibat secara aktif dalam pelaksanaannya dan kita akan duplikasi seperti Gerakan Masker Aceh (GEMA) yang telah terbukti efektif.

Sebentar lagi akan kita serahkan buku panduan Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh (GISA) kepada Sekda kab/kota se Aceh, Dinkes kab/kota dan OPD-KB kab/kota, kata Sekda Aceh mengakhiri paparannya.(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *